Todays #peopleofsuaq story is about a very brave, persevering, honest person with a loving and responsible character, Pak Rustam. He is a cook at Suaq Research Station. He has worked for more than 8 years at Suaq! Pak Rustam is from Pasie Lembang Village, he began working at Suaq as an assistant who helped create the Suaq research area, starting from making transects and so on. He is over 50 years old, making him the oldest staff in Suaq. But he still has the same energy to explore the swamp forest every day! His loving, honest and dependable nature makes all the students happy to see him. He’s dedicated to his work and he has a soft spot for cute little rabbits. 🐇😍
———————————————–
Mungkin ini menjadi bagian yang menarik bagi Suaq untuk bercerita sedikit tentang sosok yang sangat pemberani, gigih, jujur, memiliki sifat penyayang dan bertanggungjawab, Pak Rustam. Dia merupakan seorang Juru masak handal di Stasiun Suaq. Dia sudah bekerja lebih dari 8 tahun di Suaq. Pak Rustam merupakan warga Desa Pasie Lembang, dia mulai bekerja di Suaq sebagai asisten yang membantu pembuatan area penelitian Suaq, mulai dari pembuatan transek dan sebagainya. Umurnya yang sudah lebih dari setengah abad, dan merupakan staf dengan usia paling tua di Suaq. Namun dia masih memiliki tenaga yang sangat kuat untuk menjelajahi hutan rawa. Sifat penyayang, jujur dan bertanggungjawab yang dimilikinya membuat mahasiswa sangat senang dengannya. Hobinya itu kerja kerja kerja dan kerja, dan dia penyuka kelinci 🐇😊
.
.
📷 @naturalistnatasha
.
.
.
.
#suaq #suaqbalimbing #suaqorangutanproject #sumatra #acehselatan #aceh #indonesia #cintaindonesia #keluargakecil #keluargasuaq #kerjabersama orangbaik